About Us

Cerita Kami

Didirikan pada tahun 2007 oleh dua orang dengan passion yang sama namun dengan latar belakang berbeda, Irfan Amalee dan Eric Lincoln berkomitmen untuk mempromosikan perdamaian dengan media kreatif melalui Peace Generation.

Irfan Amalee dikenal sebagai praktisi di bidang media kreatif dan penerbitan selama bertahun tahun, sedangkan Eric Lincoln merupakan seorang berkebangsaan Amerika yang juga merupakan konselor untuk pencegahan narkoba di Chicago selama bertahun tahun. Dengan segala perbedaan yang ada, Irfan dan Eric memiliki ketertarikan yang sama dalam mempromosikan perdamaian dan menjembatani perbedaan antar komunitas melalui penciptaan hubungan yang damai diantara generasi muda.

"Karena kekerasan diawali dengan kondisi yang tidak saling memahami"

Target Permasalahan

Pada konteks nasional dan regional, Indonesia menghadapi beberapa konflik antar agama seperti konflik Muslim-Kristen di Ambon dan Posos dimana banyak orang meninggal yang berakibat pada trauma dan efek buruk lainnya pada kehidupan sosial dan ekonomi.

Pada dekade terakhir, Indonesia juga menghadapi berbagai isu terorisme yang diakibatkan oleh peningkatan pergerakan islam radikal. Selain itu, berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak, terdapat 780,000 kasus kekerasan disekolah setiap tahunnya.

Solusi Yang Kami Tawarkan

Penyediaan media pendidikan perdamaian belum menjadi perhatian banyak organisasi, PeaceGeneration memfokuskan pergerakannya dengan mengembangkan media pengajaran pendidikan perdamaian yang dapat digunakan disekolah dan komunitas. Edisi pertama media pendidikan perdamaian digunakan di sekolah dan komunitas. Melalui kemitraan dengan salah satu penerbit Muslim terbesar di Indonesia dan organisasi bantuan, modul pendidikan perdamaian secara luas diimplementasikan.

Dengan undangan UNICEF, program pendidikan perdamaian pertama kali diimplementasikan di provinsi Aceh dimana konflik telah berlangsung bertahun tahun. Besarnya rekomendasi dari tokoh Muslim nasional dan Kementerian Pendidikan ditunjang dengan pemberitaan media dan beberapa penghargaan yang mempercayai, Peace Generation telah menjadi pusat perhatian.

"Hingga saat ini, sedikitnya terdapat 30,000 yang telah belajar pendidikan perdamaian di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Australia."

Keyakinan Kami

Peace Generation percaya bahwa pencegahan konflik adalah sama pentingnya dengan resolusi konflik dalam menciptakan dunia yang damai. Data terakhir menunjukan bahwa 90% konflik saat ini adalah turunan dari konflik sebelumnya dan hanya 10% yang merupakan konflik baru.

Data ini mengindikasikan bahwa:

"Sebagian besar konflik diturunkan dari generasi ke generasi."

Tim Kami

Irfan Amalee

Irfan Amalee

CEO

Irfan Amalee merupakan CoFounder sekaligus Direktur PeaceGeneration Indonesia. Ia dikenal sebagai peace creative media maker sejak muda. Lulusan Brandais University pada jurusan peace and conflict resolution ini memimpin peace generation dari sebuah gerakan sosial menjadi social entrepreneur. irfan dapat dihubungi melalui irfanamalee@peace-generation.org

Ani Farhani

Ani Farhani

Lebih dari 10 tahun terlibat di dunia NGO, Ani bergabung di PeaceGeneration sejak 2010. Ia telah menangani berbagai program Lokal dan Nasional. Kini ia menjabat sebagai senior program di PeaceGeneration. Lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta ini gemar jalan-jalan dan tantangan baru. Ani dapat dihubungi melalui ani@peace-generation.org

ATD Farhan

ATD Farhan

Lulusan studi hukum Universitas Islam Negeri Bandung ini memiliki ketertarikan dibidang peace and conflict resolution. Kini, ia menjabat sebagai System Implementation and Program Assistant. Farhan dapat dihubungi melalui atd.farhan@peace-generation.org

Taufik Nurhidayatulloh

Taufik Nurhidayatulloh

Menghabiskan enam tahun terakhir di community development, Taufik memiliki minat yang besar pada kerjasama dan pengelolaan NGO. Lulusan Universitas Padjadjaran ini, kini menangani system development and partnership di Peace Generation. Ia penggemar makanan dan senang mengobrol. Taufik dapat dihubungi melalui taufiknurhidayatulloh@peace-generation.org

ATD Farhan

Irfan Nur Hakim

Menempuh studi Hukum di Universitas Islam Negeri Bandung, Irfan telah lama terlibat di dunia penulisan kreatif dan pengelolaan media sosial. Selain menjadi CEO dari MasterPeace Writing Lab, Irfan juga mengelola social media di Peace Generation. Ia mengklaim dirinya sebagai creative writer. Selain beatbox, Irfan selalu senang dengan tantangan. Irfan dapat dihubungi melalui irfannh29@gmail.com